Dinamika Isu Keagamaan di Dunia
Selasa, 14 Januari 2020
Pukul 09.30-12.00 WIB
Pemateri: Abdullah Hehamahua
Kejayaan umat Islam disebabkan karena sistem nilai yang ada pada ajaran Al Quran dan Hadits. Aqidah,
Syariah, dan akhlak yang selalu menyertai keduanya adalah ajaran yang paling mendasari. Sekarang hal
hal tersebut perlahan meluntur seiring perkembangan zaman dan kuatnya pengaruh westernisasi.
Agama yang seharusnya menjadi pedoman dalam kehidupan, kini makin terintervensi dengan berbagai
kepentingan. Sosial politik begitu mempengaruhi kejayaan Islam hingga kondisinya memprihatinkan saat
ini.
Nabi Muhammad SAW adalah sebaik baiknya teladan. Selama masa perjuangan, beliau selalu
mencontohkan kebaikan. Rasul memfokuskan dakwah tentang aqidah pada saat di Madinah untuk
mendasari masyarakat berkehidupan. Saat hijrah dan bertemu dengan kaum Anshar, Rasul langsung
mengusulkan pembangunan masjid. Di zaman tersebut, semua peradaban dimulai dari masjid. Masjid
memiliki banyak fungsi seperti sebagai pengadilan, sarana pendidikan, tempat latihan militer, dan
tentunya tempat ibadah.
Setelah membangun masjid, Rasul kemudian membangun pasar. Hal ini sebagai bentuk konkret untuk
menyejahterakan umat di segala bidang termasuk ekonomi. Dengan menguasai ekonomi dan
sumberdaya, diharapkan Islam mampu semakin mempengaruhi kehidupan masyarakat yang tinggal di
Madinah termasuk non muslim.
Kesuksesan Nabi Muhammad SAW tersebut kemudian diduplikasi di berbagai wilayah yang berhasil
Islam kuasai. Inilah yang mengantarkan beliau menjadi orang nomor 1 paling berpengaruh di seluruh
dunia sepanjang masa. Beliau adalah satu satunya manusia di dunia yang sejarah hidupnya dipelajari,
ucapan tingkah laku diikuti, kitab suci yang diberikan Tuhan kepada-Nya dipelajari manusia sampai saat
ini.
Sepeninggal kepergiannya, beliau bahkan telah mewariskan berbagai sistem kehidupan untuk jadi
pedoman umat Islam sedunia sampai akhir zaman. Beliau membangun kesamaan persepsi dalam
kepemimpinan Khilafah Ar Rasyidin. Kemudian penyempurnaan ajaran Islam meliputi ibadah ubudiah
dan muamalah. Selain itu, penyebaran Islam yang penuh simpatik dan kedamaian menjadi nilai tambah
paling tinggi dibanding penyebaran doktrinasi atau ajaran lain.
Ajaran Islam yang kini dianut umat muslim sebagai agama kedua terbanyak penganutnya di dunia juga
memberikan banyak sumbangsih terhadap peradaban dunia. Konsep manusia yang harus beraqidah
kemudian mampu menjadi inovator banyak menghasilkan temuan dari berbagai bidang keilmuan. Salah
satu pembuktian Islam sebagai agama yang memajukan peradaban adalah adanya kampus universitas
pertama di dunia yaitu Al Qarawiyyin, Maroko tahun 859.
==
Revivalisme Islam di Indonesia
Revolusi besar Islam sangat diperlukan khususnya di Indonesia. Sayangnya hal ini belum begitu banyak
disadari oleh masyarakat muslim Indonesia. Islam sebagai agama mayoritas selama ini merupakan
ajaran yang mendasari negara Indonesia berdiri. Kehidupan seakan semakin jauh dari nilai nilai ke-Islaman yang seharusnya diamalkan oleh umat muslim dunia. Di Indonesia sendiri ke-Islam-an hanya mengalami peningkatan kuantitas bukan kualitas. Penambahan
jumlah umat Islam tidak disertai peningkatan kehidupan yang sesuai syariat sebagaimana diajarkan
dalam Al Quran dan Hadits.
Banyak gerakan Islam yang mencoba kembali menerapkan dan mengkampanyekan syariat Islam untuk
dijalankan. Salah satunya adalah Ikhwanul Muslimin (IM) yang di Indonesia penganutnya tergabung
dalam Partai Keadilan Sejahtera (PKS). IM menganggap bahwa politik sangat penting bagi umat muslim
untuk menegakkan syariat. Mereka terang terangan menentang berbagai kebijakan yang dianggap tidak
mengacu pada ajaran Al Quran dan Hadits. Oleh karena itu untuk mencapai target politik di Indonesia,
PKS sangat serius menambah kader khususnya dari golongan muda yang beberapa tahun kedepan akan
menjadi bonus demografi Indonesia.
Dalam ulasan M. Imdadun Rahmat dalam buku Ideologi Politik PKS: Dari Masjid Kampus ke Gedung
Parlemen (2008), PKS masuk sampai kedalam kampus dan menguasai hampir seluruh Lembaga Dakwah
Kampus di Indonesia. Ini sesuatu yang baik sebenarnya karena sudah dengan sangat halus dan sejak dini
menanamkan semangat ke-Islam-an. Namun dikhawatirkan justru menjadi doktrin yang membahayakan
negara karena akan menjadi sifat ashobiyah atau merasa paling benar sehingga menyalahkan umat
Islam lain yang memiliki pandangan politik berbeda.
![]() |
| Bersama mantan komisioner KPK dan senior aktivis anti korupsi Indonesia. Salah satu orang yang paling ditakuti koruptor. |

Komentar
Posting Komentar