Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2017

Aku dan Persib [4]: Diaspora Bobotoh

Gambar
Diaspora berarti penyebaran. Dalam konteks pergerakan manusia, diaspora merujuk pada penduduk yang menetap di negara lain karena berbagai faktor, misalnya perang atau mencari penghidupan yang lebih baik. Dalam perkembangan globalisasi, diaspora sudah menjadi suatu bentuk kekuatan ekonomi baru bagi sebuah bangsa. Jika dahulu mereka ini disebut dengan perantau, maka kini istilah itu sebaiknya diganti dengan diaspora. Hal ini disampaikan oleh penggagas Diaspora Indonesia, Dino Patti Djalal, yang juga Duta Besar RI untuk Amerika Serikat dalam acara Sosialisasi Diaspora Indonesia di KBRI Kuala Lumpur, 1 Maret 2013. Diaspora adalah orang yang merantau atau perantau. Istilah rantau untuk orang Sunda bukanlah sesuatu yang asing. Sudah sejak lama kata tersebut menjadi sebuah pertanyaan yang belum bisa dijawab dengan pasti hingga hari ini. Berkaitan dengan karakter orang Sunda yang malas merantau ataupun bukanlah sebuah suku bangsa yang sohor karena kisah perantauannya. Budaya Sunda s...

Aku dan Persib [3]: Warisan Budaya Sunda

Gambar
Sampurasun! Rampes! Kumaha damang ? Pangestu. Dua kalimat percakapan diatas nampaknya adalah suatu template yang akan kamu dapati bila berkunjung ke daerah Sunda khususnya Provinsi Jawa Barat. Salam dan menanyakan kabar adalah dua hal pembuka yang biasanya mengawali sebuah lanjutan percakapan dan periwayatan agar siap menyimak hingga selesai. Aku adalah seorang anak laki – laki keturunan berdarah murni suku Sunda baik dari Ayah dan Ibu. Keduanya sama – sama lahir di Garut, pun dengan aku dan kakak laki – laki ku. Kami sekarang lama tinggal di Bekasi dengan sebelumnya pernah beberapa tahun di Bandung. Intinya kami adalah penduduk lokal dan asli Jawa Barat. Sehari – hari dirumah pun kami menggunakan Bahasa Sunda. Entah bagaimana ceritanya, yang pasti keluargaku dan Persib memiliki ikatan emosional yang sangat kuat. Mungkin ini adalah karuhun (warisan) dari orangtua dan para leluhur. Dimana yang kuingat setiap Persib bertanding, baik sebelum dan sesudahnya selalu saja cer...

Aku dan Persib [2] : Baheula Persib Jawara

Gambar
1937. Pada masa itu di Bandung, berdiri perkumpulan sepak bola yang dimotori orang-orang Belanda yakni Voetbal Bond Bandung & Omstreken (VBBO). Perkumpulan ini kerap memandang rendah dan mengejek Persib sebagai perkumpulan kelas bawah. Pasalnya, pertandingan yang dilangsungkan oleh Persib ketika itu sering dilakukan di lapangan pinggiran kota Bandung, seperti Tegallega dan Ciroyom. Namun karena kesadaran diri pribumi akibat penjajahan kolonial dan local pride tumbuh. Olahraga yang sejatinya adalah hobi atau kesenangan, tidak mungkin lagi harus terus dilakukan dengan unsur pemaksaan dan ancaman. Semangat bersama untuk bangkit terus berkembang dan besar. Persib akhirnya bisa merebut hati warga dan menegaskan diri sebagai perkumpulan sepak bola satu-satunya bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya. Klub-klub yang tadinya bernaung di bawah VBBO seperti UNI dan SIDOLIG pun bergabung dengan Persib. Bahkan VBBO kemudian menyerahkan pula lapangan yang biasa mereka pergunakan untuk be...

Aku dan Persib [1] : Persib Kiwari

Gambar
Menjaga asa juara. Sumber : persib.co.id PSSI kembali normal . PT. Liga kembali menyelenggarakan kompetisi sepakbola tertinggi tanah air dengan sponsor utama Gojek – Traveloka, kedua perusahaan jasa transportasi online yang kini seakan menjadi sebuah kebutuhan primer di masyarakat perkotaan. Liga Gojek Traveloka mendatangkan banyak minat dari para sponsor untuk turut andil dalam hajat ini. Setelah lesunya persepakbolaan nasional selama kurang lebih 3 tahun tanpa kompetisi liga resmi. Hal ini juga berdampak bagi seluruh klub peserta, dimana dapat terlihat jelas dari jersey yang digunakan yang sangat pinuh dipadati oleh nama dan logo sponsor. Pun dengan regulasi liga yang mewajibkan klub memainkan minimal 3 orang pemain U-23 nya selama 45 menit babak pertama pertandingan dan diperbolehkannya klub mengontrak pemain marquee player . Regulasi U-23 diproyeksikan untuk persiapan menghadapi Sea Games 2017, AFF CUP, dan Piala Asia 2018. Agar pelatih timnas mempunyai banyak...