Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2017

Aku dan Persib [5] : Totalitas dan Fanatisme

Gambar
#AwayDay Menjelang pertandingan semifinal Indonesia Super League (ISL) 2014 saat itu, Bobotoh dilarang memberikan dukungan secara langsung saat Persib bermain di luar kandang oleh PT. Liga karena supporter Persib dianggap melakukan pelanggaran di pertandingan sebelumnya. Oleh karena itu Ridwan Kamil mengajak Bobotoh untuk menyiasati hukuman tersebut dengan bertelanjang dada, melepaskan segala macam atribut yang mewakili kecintaan mereka terhadap Persib. "Kita simpan semuanya di dalam dada," barangkali seperti itulah makna aksi Ridwan Kamil dan para bobotoh tersebut. Mengetahui tim kesayangannya melaju ke final, semakin banyak Bobotoh yang berdatangan ke Jakabaring. Mereka tak keberatan tak beratribut. Sudah 19 tahun mereka menanti gelar juara. Ketika ada tanda-tanda besar bahwa penantian tersebut akan segera berakhir, mereka akan melakukan apa saja agar dapat terlibat di dalamnya. Maka, pada pertandingan final melawan Persipura, Jakabaring dipenuhi oleh puluhan rib...

Kenduri Kemerdekaan

Gambar
Sejatinya merdeka adalah terbebas dari apa yang diinginkan. Tidak diperbudak nafsu ataupun dibawah pengaruh untuk berjuang. Kemerdekaan bukan direbut, tetapi diciptakan. Diciptakan dari hasil perjuangan para pahlawan yang dengan lantang dibacakan oleh Bung Soekarno – Hatta di jalan Pegangsaan. Selayaknya kenduri, sebuah perayaan syukur atas karunia yang diberikan Sang Pencipta haruslah berbahagia dan bermakna. Salah satu pertunjukkan wajib di perayaan kemerdekaan di negeri ini adalah remisi. Pengurangan masa tahanan rutinan tahunan yang diberikan orang nomor satu di negeri ini, secara fungsi. Setuju saja bila memang dikhususkan untuk orang yang masih benar – benar benar dan mereka yang pernah didakwa salah bukan karena kesalahannya. Agustusan tahun ini, tontonan kita haruslah menjadi salah satu tuntunan. Menghadirkan para anak bangsa yang mendunia untuk menebar inspirasi dan kebaikan. Bukannya mengundang girlband Korea hanya demi prestise sesaat. Aku merasa terlalu asin...