Bagaimana aku mensyukuri RK ?


Bagaimana bisa seseorang tidak mensyukuri nikmat Allah Yang Maha Besar ini, dikumpulkan dengan 30 mahasiswa pilihan yang terbaik dari kampus terbaik di negeri ini. Kemudian dibina selama 22 bulan untuk menanamkan nilai dan jatidiri yang akan membawa negara penuh rahmat ini menjadi lebih baik dan bermartabat.

Rasa syukur yang dilandasi rasa cinta akan agama, bangsa, dan negara harus berwujud bukti nyata. Bukan cinta yang semata – mata semu dan hanya dilukiskan dengan kata – kata.Tapi sebuah perjuangan tanpa balas jasa yang memang terasa oleh semua manusia. Lalu bagaimana caranya ?

Maka aku akan memastikan dirikulah insan yang rendah hati ketika diapresiasi tinggi ataupun dicaci maki. Aku harus bisa menilai segala sesuatu tanpa keberpihakan tetapi berdasarkan keadaan sebenar – benarnya. Aku juga akan mencoba membuka mata, hati, dan pikiran untuk menerima semua masukan dari siapapun selama itu baik dan benar. Dan tanpa rasa sungkan untuk berbeda pendapat demi kepentingan umat dan siap dihujat, ketika aku memposisikan diriku di tengah – tengah kemajemukan.

Hingga akhirnya ketika nanti aku mati, berbalut rasa bangga dan bahagia pernah berjuang bersama syuhada lain untuk kembali pulang ke pangkuan Ilahi Rabbi. Ketika Idealisme Kami yang selalu kami ucapkan setiap pagi buta, didengar dan diingat oleh semesta untuk kemudian ditagih pertanggungjawabannya nanti di hari paling penuh pertimbangan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencari Rektor Baru Idaman Mahasiswa IPB

Paradigma dalam Ideologi dan Paradigma Materialisme

Reorientasi Gerakan Politik Mahasiswa