Cantikmu seperti apa

Sebagai seorang badboy sejati, aku sih sependapat dengan pepatah yang bilang

Kalau cinta itu dari mata turun ke hati. 

Ya. Aku pun menolak untuk munafik dengan bilang kalau laki - laki baik harus terima apa adanya. Karena pada dasarnya kita yang laki – laki pasti akan dan harus memilih.

Cantik itu relatif. 

Kata –  kata ini seakan semacam sebuah pembenaran untuk sebuah kebohongan yang menjadi ungkapan pujian kepada perempuan. Pada dasarnya cantik juga memiliki tingkatan tertentu, makanya diadakan ajang adu kecantikan. Mulai dari yang cantiknya terhenti di tahap penyisihan atau yang sampai semi final. Seperti Miss Universe dan Miss World. Atau Puteri Hijab dan Puteri Muslimah.

Tapi lihat prosesnya, karena mereka semua juga dinilai bukan hanya karena cantik fisik (enjoy looking) nya saja. Semuanya diberikan tantangan dan pertanyaan untuk menjadi pertimbangan dan pembandingan. Bahkan kadang kita juga heran, beberapa pemenangnya ada yang tidak cantik sesuai selera mata kita, dunia, dan semesta.

Untuk masalah ini, kami laki - laki tidak buta atau bahkan yang terganggu penglihatannya. Meskipun kecantikan bisa tampak dan menyeruak langsung kedalam hati. Sebagai seorang laki - laki normal dan juga berpenglihatan masih tajam, gue benar – benar menghargai apapun usaha si perempuan untuk terlihat cantik. Dan kami juga berusaha memberikan respect sebaik mungkin dengan tidak merepotkan kamu untuk selalu memperbaiki penampilan. 

Kami sangat mengapresiasi apapun usaha kalian untuk mengesankan kami. Kami bahkan tidak tahu perbedaan jenis lipstick, merk bedak, ataupun harga parfum yang kamu pakai. Tidak masalah bagi kami apabila kalian bersolek, namun akan sangat menjadi problem apabila nantinya malah kalian jadi banyak yang mencolek. Kami semua tahu, cantik memang mata yang menilai. Tapi kami semua setuju kalau kecantikan sejati keluar dari dalam diri dan dirasakan oleh hati.


(ini tulisan zaman SMA, lagi suka – sukanya sama perempuan tapi gasuka kalau dianya juga terlalu banyak dandan. Dari berbagai revisi untuk menyesuaikan kondisi kekinian dan kedisinian).

Lagi lucu - lucunya. Kelas 2 SMA.
Kelas 2 SMA.
Dulu pake behel. Jadi senyumnya pasti unjuk gigi. Perjalanan perpisahan di Jogja
Kelas 3 SMA.

Perpisahan di UGM. Kelas 3 SMA.

Pelepasan di sekolah. Anak gaul pada masanya, HP BB dan gigi behel.
Kelas 3 SMA.

Foto UN. Kelas 3 SMA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencari Rektor Baru Idaman Mahasiswa IPB

Paradigma dalam Ideologi dan Paradigma Materialisme

Reorientasi Gerakan Politik Mahasiswa